Badan Pekabaran Injil GEPSULTRA

Gepsultra, khususnya para Presbiter (Pendeta, Penatua dan Diaken) mengakui bahwa bertahun-tahun kita tidak peduli dengan Pekabaran Injil di Sulawesi Tenggara. Selama ini kita sibuk dengan gereja kita masing-masing dan seakan-akan kita menutup mata dan telinga, tentang tugas yang diberikan oleh Tuhan Yesus kepada kita, Matius 28 : 19, 20.
Berdasarkan data yang ada, kita memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan kabar keselamatan kepada 20 (dua puluh) suku-suku yang terabaikan di Daerah kita Sulawesi Tenggara dan itu belum kita lakukan.

Namun kita bersyukur karena pada tanggal 30 September 2018, Badan Pekerja Majelis Sinode Gepsultra telah membentuk dan melantik Badan Pekabaran Injil Gepsultra yang diberikan tugas untuk mempersiapkan tenaga-tenaga penginjil untuk pergi mewartakan kabar baik dan kabar keselamatan ke daerah-daerah atau suku-suku yang terabaikan (STA) di Sulawesi Tenggara.

Untuk tugas yang mulia ini, Badan Pekabaran Injil Gepsultra telah melakukan langkah-langkah Strategis yaitu :

  • Melakukan Sosialisasi ke semua Jemaat Gepsultra, Pendeta, Penatua, Diaken, Pengurus Kategorial dan Jemaat dalam lingkungan Gepsultra.
  • Memohon dukungan dan keikutsertaan dari semua Warga Gepsultra melalui 3 D (Doa, Daya dan Dana).
  • Membangun komunikasi dengan gereja-gereja yang ada di Ibu Kota Kabupaten di Sulawesi Tenggara untuk bersama-sama melaksanakan Misi Pekabaran Injil di daerah suku-suku yang terabaikan.
  • Menjajaki kemungkinan kerjasama dengan Lembaga-Lembaga Missi baik yang ada di dalam negeri maupun luar negeri.

Dengan segala topangan Doa, Daya dan Dana maka kita yakin bahwa kesinambungan Missi Pekabaran Injil yang sudah dilakukan oleh para Zending terdahulu bisa diteruskan… Amin.

Dalam mengemban tugas dan tanggungjawab maka secara organisasi Badan Pekabaran Injil Gepsultra telah ditetapkan melalui surat keputusan Badan Pekerja Majelis Senode Gepsultra Nomor ; 79/I/A.2/2018, tanggal 23 Agustus 2018 tentang Pembentukan Badan Pekabaran Injil Gereja Protestan di Sulawesi Tenggara. (Gepsultra) tahun 2018.

Hal yang sangat mendorong bagi kami pengurus Badan Pekabaran Injil Gepsultra untuk menerima dan melaksanakan tugas ini adalah agar semua orang dapat menerima kabar baik dan dapat diselamatkan.

Roma 15 : 20 – 21, “Dan dalam pemberitaan itu aku menganggap sebagai kehormatanku, bahwa aku tidak melakukannya di tempat-tempat, di mana nama Kristus telah dikenal orang, supaya aku jangan membangun di atas dasar, yang telah diletakkan orang lain, tetapi sesuai dengan yang ada tertulis : Mereka, yang belum pernah menerima berita tentang Dia, akan melihat Dia, dan mereka, yang tidak pernah mendengarnya, akan mengertinya."